PEKANBARU, Cahaya Republik — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau memperketat pengecekan kesiapan Open Traffic Tahap 2 di sejumlah akses jalan tol di wilayah Pekanbaru. Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama sebelum akses tol digunakan secara optimal oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui Subdit Kamsel, Ditlantas Polda Riau bersama sejumlah stakeholder turun langsung melakukan peninjauan lapangan pada Senin (24/8/2026). Pemeriksaan dipusatkan di Tol Gate Bypass Muara Fajar, termasuk pengerjaan gate masuk Tol Pekanbaru–Dumai serta sambungan Tol Permai–Tol Lingkar.
Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama Wella Alrisa selaku Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Madya Dinas PU, Demi Septi, S.Sos., selaku Penata Penegakan Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau, serta Rahmat selaku Manager Pembangunan Jalan Tol HKI.
Pengecekan tidak sekadar melihat progres pembangunan. Tim memastikan aspek yang bersentuhan langsung dengan keselamatan pengguna jalan, mulai dari akses gate masuk dan keluar, rambu petunjuk arah, penerangan hingga pola pengaturan lalu lintas.
AKBP Dasril menegaskan bahwa kesiapan fasilitas pendukung harus benar-benar dipastikan sebelum akses digunakan secara optimal.
«“Kami melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi gate, pengaturan akses masuk dan keluar, serta kelengkapan rambu dan penerangan. Hal ini penting untuk memastikan pengguna jalan mendapatkan informasi yang jelas sehingga perjalanan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.”»
Jangan Sampai Akses Dibuka, Pengguna Jalan Justru Bingung
Ditlantas Polda Riau menaruh perhatian serius terhadap potensi kebingungan pengguna jalan akibat perubahan atau pengalihan akses gate. Rambu dan penerangan menjadi bagian penting yang harus diselesaikan agar pengendara memperoleh informasi arah secara jelas.
Manager Pembangunan Jalan Tol HKI Rahmat menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan percepatan penyelesaian pekerjaan, termasuk penataan akses gate masuk dan keluar serta sambungan antarruas tol.
Sementara itu, Demi Septi dari BPTD Kelas II Riau menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar aspek keselamatan, informasi arah dan kondisi akses benar-benar siap sebelum digunakan masyarakat.
Dirlantas: Keselamatan Tidak Boleh Ditawar
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengecekan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian memastikan infrastruktur dan manajemen lalu lintas berjalan beriringan.
«“Kami ingin memastikan setiap aspek yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan benar-benar dipersiapkan dengan baik. Mulai dari pengaturan gate masuk dan keluar, rambu-rambu petunjuk arah, penerangan, hingga koordinasi antarinstansi.”»
Menurutnya, jangan sampai pembukaan akses justru menimbulkan persoalan baru di lapangan.
«“Jangan sampai ketika akses dibuka, masyarakat justru mengalami kebingungan atau menghadapi potensi gangguan keselamatan.”»
Kombes Pol Jeki menegaskan prinsip utama Ditlantas Polda Riau adalah keselamatan pengguna jalan. Infrastruktur yang semakin berkembang harus diikuti manajemen lalu lintas yang matang dan responsif.
Stakeholder Diminta Jangan Lengah
Hasil peninjauan mencatat masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus diperhatikan, khususnya terkait pengaturan dan pengalihan gate masuk-keluar Tol Pekanbaru–Dumai serta pemasangan dan penyempurnaan rambu petunjuk arah dan penerangan di sejumlah titik.
Karena itu, koordinasi antara kepolisian, pemerintah, BPTD dan pengelola jalan tol akan terus diperkuat. Setiap potensi persoalan diharapkan dapat diantisipasi sebelum berdampak terhadap pengguna jalan.
Open Traffic Tahap 2 diharapkan tidak hanya menjadi simbol bertambahnya akses konektivitas jalan tol, tetapi juga benar-benar menghadirkan akses yang aman, jelas, tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Ditlantas Polda Riau memastikan monitoring dan pengawasan akan terus dilakukan bersama seluruh stakeholder terkait guna mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Riau.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar dan kondusif.
Penulis: M. Ikhsan













Komentar