PEKANBARU, Cahaya TV Republik — Keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Semangat tersebut terus diperkuat Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui edukasi safety riding kepada personel Pomdam XIX/Tuanku Tambusai, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.45 WIB tersebut digelar di Aula Gadjah Mada Pomdam XIX/Tuanku Tambusai, Jalan Ahmad Yani Nomor 22, Pekanbaru. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., hadir sebagai pemateri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sosialisasi tersebut, AKBP Dasril memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara, kedisiplinan, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas serta kewaspadaan dalam setiap perjalanan.
Ia menekankan bahwa budaya tertib berlalu lintas harus dibangun mulai dari diri sendiri. Kepatuhan terhadap rambu dan marka, penggunaan helm berstandar SNI serta menghindari penggunaan telepon seluler ketika berkendara menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan di jalan raya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan budaya keselamatan, Ditlantas Polda Riau juga memberikan reward berupa helm berstandar SNI kepada personel Pomdam XIX/Tuanku Tambusai.
Pemberian helm tersebut tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perlengkapan keselamatan merupakan bagian penting yang harus digunakan setiap kali berkendara.
Danpom TNI Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kolonel Yudi, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Ditlantas Polda Riau yang memberikan edukasi keselamatan kepada personelnya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau yang telah memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara kepada personel kami. Ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas, sehingga personel dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” ujar Kolonel Yudi.
Ia berharap sinergi TNI dan Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dapat terus diperkuat melalui kegiatan edukasi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa edukasi keselamatan merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya dan dimulai dari diri sendiri. Setiap pengguna jalan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas Kombes Pol Jeki.
Menurutnya, personel TNI dan Polri harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan disiplin berlalu lintas.
“Kepatuhan menggunakan helm SNI, mematuhi rambu dan marka, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara serta selalu mengutamakan keselamatan merupakan bagian dari disiplin yang harus kita tanamkan bersama,” tambahnya.
Kombes Pol Jeki menegaskan, Ditlantas Polda Riau akan terus mengedepankan pendekatan humanis, preventif dan kolaboratif dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada berbagai instansi dan kelompok masyarakat.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Subdit Kamsel untuk meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan seluruh pengguna jalan.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui edukasi safety riding ini, kami berharap para personel semakin memahami pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” kata AKBP Dasril.
Kegiatan ditutup dengan pemberian helm SNI dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.
Melalui edukasi tersebut, Ditlantas Polda Riau bersama Pomdam XIX/Tuanku Tambusai memperkuat sinergi TNI-Polri dalam menciptakan budaya tertib dan berkeselamatan di jalan raya.
Penulis: M. Ikhsan















Komentar