PEKANBARU, cahayatvrepublik.com-
Di balik helm dan jaket pengemudi ojek online (ojol), ada perjuangan perempuan yang tak kenal lelah. Panas matahari, hujan dan padatnya jalan raya mereka lalui demi satu tujuan: membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kisah perjuangan itu terlihat dalam kegiatan Sarapan Bersama Polantas Karib Ditlantas Polda Riau yang digelar di Posko Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau, Jalan Ronggo Warsito, Pekanbaru, Jumat (4/9/2026).
Salah satunya Ira, ibu pengemudi Gojek yang tetap bekerja keras untuk membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus mendukung biaya pengobatan suaminya yang sedang sakit.
Bagi Ira, setiap order bukan sekadar pekerjaan. Setiap perjalanan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga keluarganya tetap bertahan.
Rasa haru dan syukur terpancar saat Ira menerima paket sembako yang diserahkan personel Polwan Ditlantas Polda Riau. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang terasa berarti di tengah perjuangannya.
Kisah serupa disampaikan Ramaini, ibu pengemudi Maxim. Kondisi ekonomi yang tidak mudah membuatnya harus tetap bekerja menghadapi panas dan hujan demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Situasi saya secara ekonomi tidak baik-baik saja. Kita tahu ekonomi saat ini sulit. Suka tidak suka, kita harus hadapi demi memenuhi kebutuhan keluarga. Alhamdulillah, rezeki pagi ini mendapatkan paket sembako dari ibu-ibu Polwan. Ini sangat membantu sekali,” ujar Ramaini.
Ramaini juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polwan dalam momentum Hari Jadi Polwan ke-78 Tahun 2026.
“Saya mewakili para ibu ojol mengucapkan selamat Hari Jadi Polwan ke-78 Tahun 2026. Semoga Polwan semakin dicintai rakyat Indonesia,” tuturnya.
Polantas Karib, Hadir Bukan Sekadar Berbagi
Sekitar 20 pengemudi ojol dari berbagai platform, yakni Gojek, Maxim, ShopeeFood dan Grab, mengikuti kegiatan tersebut.
Suasana berlangsung penuh keakraban. Para pengemudi tidak hanya diajak sarapan bersama, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai Kamtibmas, Kamseltibcarlantas dan Green Policing.
Para pengemudi juga diberi kesempatan berdiskusi langsung dengan personel Ditlantas Polda Riau mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi saat beraktivitas di jalan raya.
Keselamatan berlalu lintas menjadi salah satu perhatian utama. Para pengemudi diajak untuk mematuhi aturan, meningkatkan kewaspadaan serta ikut menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar.
Semangat menjaga lingkungan juga menjadi bagian dari kegiatan melalui edukasi Green Policing.
Polwan Hadir Mendengar dan Menguatkan
Mewakili Polwan Ditlantas Polda Riau, Iptu Riza Elfiara mengatakan kegiatan tersebut merupakan momentum mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kepedulian dengan komunitas ojol.
“Alhamdulillah, pagi ini kita bisa melaksanakan kegiatan edukasi bersama ojol Pekanbaru. Kita bisa berbagi dan berdiskusi bersama. Alhamdulillah sekitar 20-an saudara dan saudari kita hadir dalam kegiatan Sarapan Bersama Polantas Karib Ditlantas Polda Riau,” ujarnya.
Ia menyebut kehadiran kaum ibu dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari semangat berbagi pada Jumat yang penuh berkah.
“Rekan-rekan ojol Pekanbaru yang hadir juga ada kaum ibu. Alhamdulillah kita bisa melaksanakan kegiatan berbagi di hari Jumat yang penuh berkah ini. Kegiatan ini merupakan rangkaian menjelang acara puncak Hari Jadi Polwan ke-78 Tahun 2026,” pungkasnya.
Dirlantas: Polantas Harus Memberikan Manfaat
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polantas harus mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Polantas tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan lalu lintas. Polantas juga harus hadir untuk mendengar, berdiskusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengemudi ojol merupakan bagian penting dari masyarakat yang setiap hari beraktivitas di jalan raya sehingga keselamatan mereka harus menjadi perhatian bersama.
Momentum Hari Jadi Polwan ke-78, lanjutnya, juga menjadi pengingat bahwa pengabdian kepolisian harus terus mengedepankan pendekatan humanis.
“Dari perempuan untuk perempuan, kita ingin menunjukkan bahwa kepolisian hadir untuk mendengar, peduli dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, edukasi Kamseltibcarlantas tidak hanya berbicara mengenai aturan, tetapi juga bagaimana membangun budaya keselamatan di jalan.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Terkait Green Policing, Kombes Pol Jeki mengatakan kepedulian terhadap lingkungan juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.
“Pemberian bibit pohon hari ini menjadi simbol bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap rekan-rekan ojol juga dapat menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan,” jelasnya.
Sembako, Helm SNI dan Bibit Pohon Dibagikan
Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau menyerahkan sekitar 20 paket sembako, helm berstandar SNI, masker, buku petunjuk lalu lintas serta bibit pohon kepada para pengemudi ojol.
Kegiatan dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., serta dihadiri para Kanit, perwira, personel Polwan dan ASN Polri Ditlantas Polda Riau.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus pendekatan humanis Polantas kepada masyarakat.
Bagi para pengemudi ojol, jalan raya bukan hanya tempat mencari penghasilan. Jalan menjadi ruang perjuangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menjaga harapan masa depan.
Melalui Polantas Karib, Ditlantas Polda Riau terus membangun komunikasi dengan komunitas ojol sebagai mitra dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas sekaligus menjaga lingkungan.
Hari Jadi Polwan ke-78 akhirnya tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menghadirkan pesan sederhana: di balik setiap helm dan jaket ojol, ada perjuangan seorang perempuan, ada keluarga yang menunggu, dan ada harapan yang terus dibawa sepanjang perjalanan.
Dari perempuan untuk perempuan, Polantas Karib hadir untuk mendengar, peduli, berbagi dan berjalan bersama masyarakat.
Penulis : M.ikhsan
















Komentar